Rabu, 08 Januari 2014

Peranan Telematika

Peranan Telematika sangat berpengaruh sekali dalam hal kehidupan, mulai dari bidang teknolgi, kesehatan, pendidikan, otomotik dan lain-lain. sangat erat kaitannya dengan telematika. Saat ini akan sedikit dibahas mengenai peran telematika dalam bidang pendidikan.

PENDAHULUAN

Latar Belakang

seperti kita ketahui bahwa internet merupakan salah satu sarana penyebaran sarana informasi yang sangat cepat dan bisa diandalkan oleh karena itu bukan salahnya kalau internet dapat dimanfaatkan sebagai sarana dan prasarana yang sangat handal dalam menunjang bidang pendidikan sebagai salah satu contohnya, dengan internet para mahasiswa/ mahasiswi mengakses internet untuk mencari referensi berbagai macam untuk bahan untuk mengerjakan tugas mereka, kemudian dengan adanya email diharapkan para siswa maupun dengan pengajar dapat berinteraksi dan mengumpulkan tugas mereka melalui email sehingga menjadi lebih praktis dan mudah.

Penggunaan telematika juga sangat berperan dalam dunia perpustakaan dimana perpustakaan konvensional dapat dikembangkan menjadi bentuk baru menjadi perpustakaan digital dimana kalau perpustakaan yang kita kenal dahulu hanya menyimpan arsip data berupa koleksi buku-buku saja diharapkan kedepan dengan adanya perpustakaan digital dapat digunakan untuk menyimpan Segala bentuk informasi berupa video, audio, teks,  secara integral dikemas menjadi suatu informasi yang mudah dimanfaatkan dan diakses secara digital.

Batasan Masalah

  1. Menjelaskan peranan telematika dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam bidang pendidikan
  2. Menjelaskan manfaat dari telematika
  3. Menjelaskan dampak positif dan negatif dari telematika
  4. Menjelaskan perkembangan telematika sebelum dan sesudah adanya internet

PEMBAHASAN

A. Peranan Telematika dalam bidang Pendidikan

Peranan Telematika sangat berpengaruh sekali dalam hal kehidupan, mulai dari bidang teknolgi, kesehatan, pendidikan, otomotik dan lain-lain. sangat erat kaitannya dengan telematika. Pada tulisan kali ini akan sedikit dibahas mengenai peran telekamtika dalam pendidikan. Dan adapun contohnya sebagai berikut :

1. Video Teleconference
Keberadaan teknologi ini sangat bermanfaat sekali dalam hal pendidikan, yaitu dalam hal hubungannya antara mahasiswa dengan dosennya dalam hal menyampaikan materi kuliah, membuat pembicaraan antara guru yang mengajar para murid-muridnya dan masih banyak lagi. Contoh aplikasi yang menerapkan sistem Video Telecomference adalah Sykpe, Yahoo Messenger dan lain-lain

2. Tele-edukasi dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System
Dalam pendidikan dan pelatihan jarak jauh juga diperlukan untuk memudahkan akses serta pertukaran data, pengalaman dan sumber daya dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan professional dari Sumber Daya Manusianya. Pada gilirannya jaringan ini diharapkan dapat menjangkau serta dapat memobilisasikan potensi masyarakat yang lain, termasuk dalam usaha, dalam rangka pembangunan serta kelangsungan kehidupan ekonomi, baik yang bersifat pendidikan formal maupun nonformal dalam suatu “cyber system”.

3.  Perpustakaan Elektronik (e-library)
Dalam hal ini, sangat bermanfaat dalam pencarian buku-buku di Indonesia, dan meningkatkan gairah baca warga negara Indonesia dan tak harus keperpustakaan untuk baca buku.

4.  Surat Elektronik (e-mail)
Aplikasi ini sangat penggunanya dan pasti sudah familliar dengan banyak orang, sistemnya yang fleksible, mudah diakses dimana-mana serta cepat dan murah, menjadika aplikasi ini banyak pengunannya dan besar manfaatnya.

5.  Dokumen Elektronik (e-document)
Perkembangan zaman lah membuat dasarnya penciptaan E-Document berkembang pesat, sifanya yang fleksible dan mudah diakses dimana-mana,menjadikan aplikasi unggul, tanpa harus berhubungan dengan komputer dirumah, kita dapat mengedit dokumen-dokumen kita.

6.Ensiklopedia
Kebanyakan perusahan yang menjajakan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tapi juga video, audio, tulisan dan gambar, dan bahkan gerakan. Dan data informasi yang terkandung dalam ensklopedia juga telah mulai tersedia di internet. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka data dan informasi yang terkandung dalam ensiklopedi elektronik dapat diperbaharui.

7. Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis ( digital )
Dengan adanya sistem ini maka kekurangan serta keterlambatan bahan pelajaran bagi warga belajar yang tinggal di daerah terpencil dapat teratasi. Yang paling penting bagi para guru SD yang mengikuti penyetaraan dalam jenjang peningkatan pendidikannya yang lebih tinggi, sarana untuk mengakses program yang diminati tidak menjadi masalah karena mereka dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki kantor pos yang menyediakan jasa internet.

8.   Pengelolaan Sistem Informasi
Ilmu pengetahuan tersimpan dalam berbagai bentuk dokumen yang sebagian besar tercetak dalam bentuk buku, makalah atau laporan informasi semacam ini kecuali sukar untuk diakses, juga memerlukan tempat penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah disimpan dalam bentuk disket atau CD ROM, namun perlu dikembangkan lebih lanjut sistem agar informasi itu mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan perpustakaan elektronik, informasi ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola dalam suatu sistem.

B. Manfaat dari Telematika

Telematika secara umum diciptakan untuk mempermudah tugas manusia. Sebagai sarana penyebaran informasi yang sangat luas dan cepat. Penggunaan telematika sendiri diharapkan dapat mencerdaskan masyarakat pada khususnya di daerah-daerah tertinggal sehingga dapat membantu pemerataan pembangunan. Dalam dunia usaha manfaat telematika dapat digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan sebuah produk dan mempermudah transaksi dalam berbisnis dan juga meningkatkan pendapatan dan dapat meningkatkan perekonomian . Manusia sebagai mahluk sosial artinya manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosialnya sebagai sarana untuk bersosialisasi dalam dan telematika juga mendukung hal tersebut pada akhir-akhir ini sangat booming media jejaring sosial seperti facebook, twitter, whatsaap, yahoo messenger, dll sehingga kita dapat berkomunikasi kapan saja dan dengan siapa saja  dan tidak terhalang jarak dan waktu. Mepermudah Pemerintah dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui e-goverment.

C.Dampak positif dan negatif telematika.
Setiap perkembangan teknologi pasti ada dampak positif dan negatifnya, termasuk telematika. Dan dampak positif negatifnya adalah:

Dampak positif

1. Sangat membantu manusia dalam hal melaksanakan pekerjaanya
2. Mengurangi jumlah pemakain kertas
3. Menjadikan hidup mudah dilakukan kerena banyak alat bantunya
4. Membuat jarak yang sangat jauh semakin dekat
5. Membuat manusia melek dengan teknologi dan perkembangan zaman

Dampak negatif

1. Menjadikan manusia lebih pasif dan susah bersilahturahmi
2 Jika pengunaanya dalam jangka yang lama, membuat ketergantungan
3. Kurangnya privasi penguna karena selalu berhubungan dengan teknologi
4. Meningkatnya kejahatan ditenga-tengah masyarakat
5. Membuat manusia tampak lebih bodoh, jika sangat tergantung dengan teknologi

D. Perkembangan telematika sebelum dan sesudah adanya internet

Perkembangan telematika sebelum internet muncul

Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan Telematika hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisipada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronikmelalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957.

Perkembangan teknologielektronika, yang merupakan cikal bakal Telematika saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler.

Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti ‘otot’ manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) ‘otak’ manusia.

Perkembangan telematika setelah internet muncul
Teknologi Digital yang merupakan dasar dari teknologi Intenet memiliki kelebihan sebagai medium komunikasi, dibanding teknologi yang berdasar analog. seperti televisi, radio dan koran cetak. Kelebihan tersebut antara lain: adanya interaksi, pergantian isi pesan dapat dilakukan dengan cepat dan isi pesan dapat berupa teks, gambar, video danInternet masuk ke Indonesia pertama kali tahun 1990 melalui perantara Wikipedia.com, meskipun sejarah internet sudah ada sejak tahun 70-an. Sebelum masuk ke kawasan Asia, tentu internet telah menjelajah benua lainnya seperti Eropa dan telah meninggalkan jejak EuropaNET dan EBONE. Awal kemunculannya di Indonesia tidak begitu terkenal, para pemakai internet pun masih bersifat terbatas hanya pada kategori hobby. Namun pada perkembangannya mulai muncul ide untuk membangun infrastruktur telekomunikasi internet.

Sekitar tahun 1994 dioperasikan IndoNet sebagai ISP pertama di Indonesia yang bisa dikata sebagai trobosan yang berani, karena saat itu POSTEL kurang mengetahui celah dari internet. Pada tahun 1995, pengguna internet dapat mengakses dengan menggunakan HTTP, dimana Clarissa menjadi provider Indonesia yang memberikan jasa akses Telbet ke luar negeri.

Pada 1988, salah satu perusahaan Inggris (CIX) menawarkan E-mail dan Newsgroup kepada Indonesia dan sekaligus menawarkan jasa HTTP dan FTP. Pada tahun 1989 kembali perusahan AS menawarkan hal serupa. Berkat adanya tawaran tersebut pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan.  Semua kemudahan yang diberikan tak lepas dari teknologi jaringan internet itu sendiri. Konsep global village yang dikemukakan Mc Luhan menyatakan bahwa suatu saat nanti informasi sangat terbuka dan dapat di akses semua orang. Global village terjadi karena adanya penyebaran informasi yang cepat di masyarakat, penyebarannya pun menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Seiring berjalannya waktu konsep ini kembali menjadi trend di masa kini, yaitu teknologi komunikasi (internet). Konsep yang diusung global village ternyata membawa dampak dalam perkembangannya. Dampak positif yang kita rasakan ketika dapat mengetahui kabar seseorang di tempat lain, atau berkomunikasi dengan orang yang jaraknya sangat jauh dengan kita. Adapun dampak negatifnya yaitu kita menjadi “pecandu” internet yang lebih sibuk di dunia maya dibandingkan dengan dunia nyata.

Digital Divide adalah hal yang selalu berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan sifatnya berlapis, keberadaanya dibagi menjadi 2 kubu yang memiliki argument berbeda. Yang pertama menjelaskan bahwa kesenjangan digital akan memudar seiring dengan waktu, yang kedua justru berpendapat bahwa digital devide akan terus ada sesuai dengan pengindikasian yang stabil. Perbedaan ini membuat digital divide berada pada wilayah kesenjangan yang baik/tidak dan dapat diatasi/tidak. Selanjutnya adalah information superhighway, media yang memungkinkan kecepatan informasi untuk menerima data, video, dll.  Internet memiliki fungsi yang spektakuler dalam membantu kehidupan manusia. Dengan menggunakan internet, kita dapat berkomunikasi dengan orang yang jaraknya jauh hanya dengan menggunakan kemudahan yang disediakan internet, baik secara face to face atau tidak. Tidak hanya itu, berbagai informasi, berita, film, musik, dan lainnya dapat dinikmati dari internet tentunya dengan menggunakan situs website yang sesuai. Selain bisa mendapatkan informasi, kita juga dapat memasukan informasi yang bermanfaat bagi orang lain dengan menggunakan blog yang tersedia.

Saat ini, internet dapat menjadi lahan bisnis yang menguntungkan banyak produsen dari suatu produk dengan melakukan pemasaran menggunakan media internet. Berbagai manfaat ini pun tidak hanya dirasakan masyarakat, namun industri media juga merasakaannya. Mereka dapat mengakses berbagai informasi dengan cepat.

Referensi :










Tidak ada komentar:

Posting Komentar