Peranan Telematika sangat
berpengaruh sekali dalam hal kehidupan, mulai dari bidang teknolgi, kesehatan,
pendidikan, otomotik dan lain-lain. sangat erat kaitannya dengan telematika. Saat
ini akan sedikit dibahas mengenai peran telematika dalam bidang pendidikan.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
seperti kita
ketahui bahwa internet merupakan salah satu sarana penyebaran sarana informasi
yang sangat cepat dan bisa diandalkan oleh karena itu bukan salahnya kalau
internet dapat dimanfaatkan sebagai sarana dan prasarana yang sangat handal
dalam menunjang bidang pendidikan sebagai salah satu contohnya, dengan internet
para mahasiswa/ mahasiswi mengakses internet untuk mencari referensi berbagai
macam untuk bahan untuk mengerjakan tugas mereka, kemudian dengan adanya email
diharapkan para siswa maupun dengan pengajar dapat berinteraksi dan
mengumpulkan tugas mereka melalui email sehingga menjadi lebih praktis dan
mudah.
Penggunaan
telematika juga sangat berperan dalam dunia perpustakaan dimana perpustakaan
konvensional dapat dikembangkan menjadi bentuk baru menjadi perpustakaan
digital dimana kalau perpustakaan yang kita kenal dahulu hanya menyimpan arsip
data berupa koleksi buku-buku saja diharapkan kedepan dengan adanya
perpustakaan digital dapat digunakan untuk menyimpan Segala bentuk informasi
berupa video, audio, teks, secara integral dikemas menjadi suatu
informasi yang mudah dimanfaatkan dan diakses secara digital.
Batasan Masalah
- Menjelaskan peranan
telematika dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam bidang pendidikan
- Menjelaskan manfaat dari
telematika
- Menjelaskan dampak positif
dan negatif dari telematika
- Menjelaskan perkembangan
telematika sebelum dan sesudah adanya internet
PEMBAHASAN
A. Peranan Telematika dalam
bidang Pendidikan
Peranan Telematika sangat
berpengaruh sekali dalam hal kehidupan, mulai dari bidang teknolgi, kesehatan,
pendidikan, otomotik dan lain-lain. sangat erat kaitannya dengan telematika.
Pada tulisan kali ini akan sedikit dibahas mengenai peran telekamtika dalam
pendidikan. Dan adapun contohnya sebagai berikut :
1. Video Teleconference
Keberadaan
teknologi ini sangat bermanfaat sekali dalam hal pendidikan, yaitu dalam hal
hubungannya antara mahasiswa dengan dosennya dalam hal menyampaikan materi
kuliah, membuat pembicaraan antara guru yang mengajar para murid-muridnya dan
masih banyak lagi. Contoh aplikasi yang menerapkan sistem Video Telecomference
adalah Sykpe, Yahoo Messenger dan lain-lain
2. Tele-edukasi
dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System
Dalam pendidikan dan pelatihan jarak jauh juga
diperlukan untuk memudahkan akses serta pertukaran data, pengalaman dan sumber
daya dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan professional dari Sumber
Daya Manusianya. Pada gilirannya jaringan ini diharapkan dapat menjangkau serta
dapat memobilisasikan potensi masyarakat yang lain, termasuk dalam usaha, dalam
rangka pembangunan serta kelangsungan kehidupan ekonomi, baik yang bersifat
pendidikan formal maupun nonformal dalam suatu “cyber system”.
3. Perpustakaan Elektronik (e-library)
Dalam hal ini, sangat bermanfaat
dalam pencarian buku-buku di Indonesia, dan meningkatkan gairah baca warga
negara Indonesia dan tak harus keperpustakaan untuk baca buku.
4. Surat Elektronik (e-mail)
Aplikasi ini sangat penggunanya
dan pasti sudah familliar dengan banyak orang, sistemnya yang fleksible, mudah
diakses dimana-mana serta cepat dan murah, menjadika aplikasi ini banyak
pengunannya dan besar manfaatnya.
5. Dokumen Elektronik (e-document)
Perkembangan zaman lah membuat
dasarnya penciptaan E-Document berkembang pesat, sifanya yang fleksible dan
mudah diakses dimana-mana,menjadikan aplikasi unggul, tanpa harus berhubungan
dengan komputer dirumah, kita dapat mengedit dokumen-dokumen kita.
6.Ensiklopedia
Kebanyakan perusahan yang menjajakan ensiklopedia saat
ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD ROM untuk menampung ensiklopedia
sehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan
dan gambar saja, tapi juga video, audio, tulisan dan gambar, dan bahkan
gerakan. Dan data informasi yang terkandung dalam ensklopedia juga telah mulai
tersedia di internet. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka data dan
informasi yang terkandung dalam ensiklopedi elektronik dapat diperbaharui.
7. Sistem
Distribusi Bahan Secara Elektronis ( digital )
Dengan adanya sistem ini maka kekurangan serta
keterlambatan bahan pelajaran bagi warga belajar yang tinggal di daerah
terpencil dapat teratasi. Yang paling penting bagi para guru SD yang mengikuti
penyetaraan dalam jenjang peningkatan pendidikannya yang lebih tinggi, sarana
untuk mengakses program yang diminati tidak menjadi masalah karena mereka dapat
menggunakan fasilitas yang dimiliki kantor pos yang menyediakan jasa internet.
8. Pengelolaan
Sistem Informasi
Ilmu pengetahuan tersimpan dalam berbagai bentuk
dokumen yang sebagian besar tercetak dalam bentuk buku, makalah atau laporan
informasi semacam ini kecuali sukar untuk diakses, juga memerlukan tempat
penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah disimpan dalam bentuk disket
atau CD ROM, namun perlu dikembangkan lebih lanjut sistem agar informasi itu
mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan perpustakaan elektronik, informasi
ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola
dalam suatu sistem.
B. Manfaat dari Telematika
Telematika
secara umum diciptakan untuk mempermudah tugas manusia. Sebagai sarana
penyebaran informasi yang sangat luas dan cepat. Penggunaan telematika sendiri
diharapkan dapat mencerdaskan masyarakat pada khususnya di daerah-daerah
tertinggal sehingga dapat membantu pemerataan pembangunan. Dalam dunia usaha
manfaat telematika dapat digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan sebuah
produk dan mempermudah transaksi dalam berbisnis dan juga meningkatkan
pendapatan dan dapat meningkatkan perekonomian . Manusia sebagai mahluk
sosial artinya manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosialnya
sebagai sarana untuk bersosialisasi dalam dan telematika juga mendukung hal
tersebut pada akhir-akhir ini sangat booming media jejaring sosial seperti
facebook, twitter, whatsaap, yahoo messenger, dll sehingga kita dapat
berkomunikasi kapan saja dan dengan siapa saja dan tidak terhalang jarak
dan waktu. Mepermudah Pemerintah dalam hal memberikan pelayanan kepada
masyarakat melalui e-goverment.
C.Dampak
positif dan negatif telematika.
Setiap
perkembangan teknologi pasti ada dampak positif dan negatifnya, termasuk
telematika. Dan dampak positif negatifnya adalah:
Dampak positif
1. Sangat membantu manusia dalam
hal melaksanakan pekerjaanya
2.
Mengurangi jumlah pemakain kertas
3.
Menjadikan hidup mudah dilakukan kerena banyak alat bantunya
4.
Membuat jarak yang sangat jauh semakin dekat
5.
Membuat manusia melek dengan teknologi dan perkembangan zaman
Dampak negatif
1.
Menjadikan manusia lebih pasif dan susah bersilahturahmi
2 Jika
pengunaanya dalam jangka yang lama, membuat ketergantungan
3.
Kurangnya privasi penguna karena selalu berhubungan dengan teknologi
4.
Meningkatnya kejahatan ditenga-tengah masyarakat
5.
Membuat manusia tampak lebih bodoh, jika sangat tergantung dengan teknologi
D. Perkembangan
telematika sebelum dan sesudah adanya internet
Perkembangan telematika sebelum internet muncul
Ada beberapa
tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap
perkembangan Telematika hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh
Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi
pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan
Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik.
Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun
manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun
1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM
yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat.
Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud
siaran televisipada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada
tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronikmelalui
penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated
electronics) pada tahun 1957.
Perkembangan
teknologielektronika, yang merupakan cikal bakal Telematika saat ini,
mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok
Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan
teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk
pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi
komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya
melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat
keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi
berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi
analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal
pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian
berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat
yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat
ini muncul dalam bentuk telepon seluler.
Di atas
infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa
multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi
telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21,
sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri
menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti ‘otot’ manusia, maka revolusi digital
(karena konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia terjadi melalui
implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau
setidaknya meningkatkan kemampuan) ‘otak’ manusia.
Perkembangan telematika setelah internet muncul
Teknologi
Digital yang merupakan dasar dari teknologi Intenet memiliki kelebihan sebagai
medium komunikasi, dibanding teknologi yang berdasar analog. seperti televisi,
radio dan koran cetak. Kelebihan tersebut antara lain: adanya interaksi, pergantian
isi pesan dapat dilakukan dengan cepat dan isi pesan dapat berupa teks, gambar,
video danInternet masuk ke Indonesia pertama kali tahun 1990 melalui perantara
Wikipedia.com, meskipun sejarah internet sudah ada sejak tahun 70-an. Sebelum
masuk ke kawasan Asia, tentu internet telah menjelajah benua lainnya seperti
Eropa dan telah meninggalkan jejak EuropaNET dan EBONE. Awal kemunculannya di
Indonesia tidak begitu terkenal, para pemakai internet pun masih bersifat
terbatas hanya pada kategori hobby. Namun pada perkembangannya mulai muncul ide
untuk membangun infrastruktur telekomunikasi internet.
Sekitar tahun
1994 dioperasikan IndoNet sebagai ISP pertama di Indonesia yang bisa dikata
sebagai trobosan yang berani, karena saat itu POSTEL kurang mengetahui celah
dari internet. Pada tahun 1995, pengguna internet dapat mengakses dengan
menggunakan HTTP, dimana Clarissa menjadi provider Indonesia yang memberikan
jasa akses Telbet ke luar negeri.
Pada 1988,
salah satu perusahaan Inggris (CIX) menawarkan E-mail dan Newsgroup kepada
Indonesia dan sekaligus menawarkan jasa HTTP dan FTP. Pada tahun 1989 kembali
perusahan AS menawarkan hal serupa. Berkat adanya tawaran tersebut pengguna
internet di Indonesia mengalami peningkatan. Semua kemudahan yang
diberikan tak lepas dari teknologi jaringan internet itu sendiri. Konsep global
village yang dikemukakan Mc Luhan menyatakan bahwa suatu saat nanti informasi
sangat terbuka dan dapat di akses semua orang. Global village terjadi karena
adanya penyebaran informasi yang cepat di masyarakat, penyebarannya pun
menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Seiring berjalannya waktu
konsep ini kembali menjadi trend di masa kini, yaitu teknologi komunikasi
(internet). Konsep yang diusung global village ternyata membawa dampak dalam
perkembangannya. Dampak positif yang kita rasakan ketika dapat mengetahui kabar
seseorang di tempat lain, atau berkomunikasi dengan orang yang jaraknya sangat
jauh dengan kita. Adapun dampak negatifnya yaitu kita menjadi “pecandu”
internet yang lebih sibuk di dunia maya dibandingkan dengan dunia nyata.
Digital Divide
adalah hal yang selalu berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan sifatnya
berlapis, keberadaanya dibagi menjadi 2 kubu yang memiliki argument berbeda.
Yang pertama menjelaskan bahwa kesenjangan digital akan memudar seiring dengan
waktu, yang kedua justru berpendapat bahwa digital devide akan terus ada sesuai
dengan pengindikasian yang stabil. Perbedaan ini membuat digital divide berada
pada wilayah kesenjangan yang baik/tidak dan dapat diatasi/tidak. Selanjutnya
adalah information superhighway, media yang memungkinkan kecepatan informasi
untuk menerima data, video, dll. Internet memiliki fungsi yang
spektakuler dalam membantu kehidupan manusia. Dengan menggunakan internet, kita
dapat berkomunikasi dengan orang yang jaraknya jauh hanya dengan menggunakan
kemudahan yang disediakan internet, baik secara face to face atau tidak. Tidak
hanya itu, berbagai informasi, berita, film, musik, dan lainnya dapat dinikmati
dari internet tentunya dengan menggunakan situs website yang sesuai. Selain
bisa mendapatkan informasi, kita juga dapat memasukan informasi yang bermanfaat
bagi orang lain dengan menggunakan blog yang tersedia.
Saat ini,
internet dapat menjadi lahan bisnis yang menguntungkan banyak produsen dari
suatu produk dengan melakukan pemasaran menggunakan media internet. Berbagai
manfaat ini pun tidak hanya dirasakan masyarakat, namun industri media juga
merasakaannya. Mereka dapat mengakses berbagai informasi dengan cepat.
Referensi :